Minggu ini aku mulai nyicil rapor online, sampai beberapa hari ke depan aku siapkan raporku untuk bulan Juni mendatang. Mumpung longgar sambil nunggu jadwal PKG PADAMU NEGERI semester 2, lum jelas apa ada PKG di semester 2 ini ato tidak, coz ga biasanya selama ini nunggunya, padahal terakhir pengaktifan tanggal 31 Mei 2015.
Ada 3 sekolah yang aku pegang pengerjaan PADAMU NEGERI nya dan semua udah cetak surat ajuan dari UPTD Surabaya 3, alhamdulillah udah selesai semua meski untuk semester ini agak lumayan banyak yang dikerjakan.
Ini rapor kenaikan kelas jadi nilainya kudu ditingkatkan. Alhamdulillah nilai remidi anak-anak bisa ngangkat nilai yang sebelumnya, tapi innalillah-nya yang tergolong prestasi rendah nilainya ga bener2 meningkat, padahal aku udah coba jelaskan sampe ndoweh tapi kok kayaknya mereka ga ada nyantol2nya, sedih sebenernya karna aku merasa gagal dengan materi yang aku ajarkan, padahal bagi yang udah paham itu membosankan karna materinya sering aku ulang lagi dan lagi. Terkadang aku kelompokkan anak2 yang yang prestasinya dibawah rata2 untuk mengerjakan soal ringan, tapi mereka tampak seperti ga tau apa yang harus dilakukan dengan soal-soal itu, padahal aku lihat mereka memperhatikan papan tulis tapi kok ga paham2 juga ya?????? cara menghitungnya juga aku ulang ulang, satu soal sampe 4 ulangan tapi kayaknya mereka ndak paham juga. Haduuuuuuuh... langsung drop aku... rasane ati, jane arek2 iki mangan opo toh kok ket mau tak ulang2i kok gak nyantol2, ndak onok kawate be'e...
Ini tampilan raporku...
Sambil ngisi rapor, ambil gambar2 di google buat melatih anakku mewarnai, yang terpenting untuk anakku saat ini adalah ketepatan/keterampilan tangan untuk memegang pensil warna, cara menggoreskan pensil warna dan penekanan pensil warna itu sendiri. Makanya aku carikan gambar2 yang membuat dia tertarik seperti gambar hewan-hewan, tokoh2 kartun kayak masha, boboi boy, upin ipin, dll. Apapun yang sedang menarik ketertarikan dia aku jadikan pancingan agar dia bisa melakukan tahap2 perkembangan dalam menggambar.
Butuh waktu untuk melakukan itu dan memang butuh kesabaran yang ekstra, ketidakbisaan dia akan sesuatu hal bukan salah dia jadi kita sebagai orangtua ga harus memaksakan bahkan memarahi ato memukuli hanya karna dia belum bisa apa yang kita ingin dia bisa. Membelajari manusia itu kudu menggunakan cara manusia juga, kalo sapi mogok narik pelana bajak sapi bisa dicambuk agar dia mau jalan tapi kalo manusia beda, memanusiakan manusia itu ruh dari belajar mengajar itu sendiri, menurutku. Pake naluri keibuan kita, karna ibu adalah madrasah bagi anaknya, selain lingkungan disekitarnya.
.bmp)
.bmp)
.bmp)
.bmp)
.bmp)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar